Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga berkolaborasi dengan beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas se-Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan survey kandang sapi di Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM) yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Survey dilaksanakan pada Hari Jumat (28/11/2025), meliputi pendataan serta peninjauan langsung ke beberapa kandang sapi milik warga. Tujuan utama survey ini adalah menentukan lokasi yang paling sesuai untuk pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dengan mempertimbangkan aspek teknis seperti intensitas penyinaran matahari, arah paparan, kondisi struktur bangunan, serta keamanan lingkungan sekitar.
Pemilihan titik pemasangan panel surya menjadi langkah krusial dalam memastikan efektivitas sistem PLTS. Karena itu, tim melakukan penilaian dan peninjauan yang ditujukan untuk menilai potensi kandang untuk menerima paparan matahari optimal sepanjang hari. Selain faktor teknis, tim juga meninjau integrasi antara bangunan kandang, aktivitas peternakan, serta kebutuhan energi yang dapat didukung oleh PLTS dalam model integrated farming.
Pemasangan PLTS tersebut, diharapkan dapat mampu mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, menekan biaya operasional, serta mendukung pengembangan sistem pertanian dan peternakan terpadu yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Desa Bermi dinilai memiliki potensi kuat untuk pengembangan teknologi ini karena letak geografis dan struktur peternakannya.
Hasil survey dapat menentukan lokasi yang dapat dikatakan layak dalam pemasangan PLTS tersebut. Hal ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembangunan PLTS tahap awal, termasuk perancangan sistem energi yang terintegrasi dengan aktivitas peternakan warga. Keberadaan PLTS diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menyediakan sumber energi yang lebih stabil, serta membuka peluang implementasi teknologi terbarukan dalam skala yang lebih luas.
Kegiatan survey ini menjadi langkah awal dalam upaya mendorong penggunaan energi berkelanjutan di kawasan pedesaan. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, institusi riset, dan masyarakat setempat, program ini menjadi contoh nyata peran generasi muda dalam menghadirkan solusi inovatif dan berorientasi masa depan bagi masyarakat.